Jumat, 30 November 2012

Injury Time


Injury Time
Bulan terakhir tahun ini sebentar lagi datang. Dalam hitungan menit, dia akan memunculkan batang hidungnya. Waktuku berakhir hingga ia mencapai setengah umurnya. Ah.. rasanya memang hanya mimpi. Bulan purnama masih terlalu besar untuk aku genggam. Sampai detik ini, yang bisa ku lihat hanya kuncup kecil yang masih hijau. Tak lebih dari itu. Tapi tak apa lah, ini sudah lebih dari cukup, kemunculannya yang tak terprediksi, sedikit banyak merekahkan senyum diatas luka-luka perjuangan. 

Hari ini aku menertawakan diriku sendiri. Bocah kecil yang suka nulis semau-maunya sendiri, seolah tak mengenal batasan yang ternyata itu ada dimana-mana. Hai Angga Fauzian.. jadi apa yang akan kau perbuat sekarang..?? Hahaha.. 

Meski tak sampai, eh.. bukan tak sampai, aku masih punya sedikit waktu, lebih tepatnya, meski kesempatan yang aku miliki tak lebih dari 1%, atau lebih kecil dari itu mungkin. Aku masih tetap optimis dengan segala hal yang aku rencanakan. 

Belajar dari Aizawa Suguru dalam permainan sepak bola, bahwa kekalahan dari suatu tim dalam sebuah pertandingan ditentukan oleh dua hal,

“Pertama, saat wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir. Dan kedua, adalah ketika suatu tim kehilangan gairah dalam mencetak gol kemenangan..!!”

Oh yeah.. Aku masih memiliki sedikit waktu untuk setidaknya memperbaiki pencapaian yang telah ada. Hidup ini terlalu singkat, jangan berikan ruang terlalu besar untuk merasa pesimis. Optimis dan lakukan saja sebaik-baiknya. :D

Diakhir waktu, saat peta yang aku buat tak semuanya terjelajahi. Setidaknya kegilaan-kegilaan ini akan menjadi rangkuman akhir tahun yang sangat menarik. 

Kalau katanya Tak Tung Desem begini, 

“Tidak ada kata gagal, yang ada hanya sukses atau belajar.”

Buatku, hidup itu tak hanya untuk mencari sebuah keuntungan. Dan pengorbanan adalah sebuah kunci untuk bisa mendapat sesuatu yang lebih besar. 

How much time left..?
Banyak berbuat dan berdoa untuk sebuah keajaiban.. :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar