Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 September 2014

Raksasa Kerdil



Terkadang tubuhku ringan seperti tak berbeban. Namun terkadang pula sangat berat berpuluh-puluh kali lipat. Menyebalkan sekali keadaan seperti ini. Rasa frustasi ribuan kali datang. Pertanyaan-pertanyaan bodoh selalu muncul dalam kepalaku. Hingga suatu hari seseorang menyadarkanku akan suatu hal.

Kau tak perlu berubah! Punya kekuatan yang luar biasa itu adalah kekuatanmu. Nggak ada hubungannya dengan dirimu di masa lalu. Semua orang yang pernah melihatmu mengatakkan hal yang sama. 

Meskipun melakukan sembilan kegagalan dari sepuluh kali percobaan. Kau mampu mempesona semua orang dengan satu keberhasilan yang kau lakukan. Orang-orang yang terkesan olehmu telah mendorongmu sampai sejauh ini. Itulah kekuatanmu!

Teruslah berlari, seberapa kalipun kau terjatuh! Sebagai gantinya, buat semua orang terkesan dengan keberhasilan yang kamu raih! Buat musuhmu tercengang! Keluarkanlah RAKSASA yang ada DIDALAM DIRIMU!


Sabtu, 04 Januari 2014

Api Muda


Bagaimana bisa menjadi sesuatu yang menjemukan jika bagian terbaik dari sebuah petualangan dan pembelajaran adalah merasakan hal-hal baru..??
Hal-hal baru yang membuat kita lebih berdaya..
Hal-hal baru yang membawa kita keliling dunia..
Hal-hal baru yang mengangkat kita menuju angkasa..

Masa muda masa yang berapi-api..
Semoga bukan menjadi api yang membakar diri..
Namun menjadi api yang mampu menerangi hari-hari..

Rabu, 03 April 2013

Fighting Spirit



Apa yang membedakan laba-laba dan kelinci..?
Jika laba-laba diam dapat makanan..
Namun jika kelinci diam jadi makanan..

Apa yang membedakan antara bos besar dan pekerjanya..?
Jika bos besar duduk bisa memarahi..
Namun jika pekerja duduk bakalan dimarahi..

Pada hakekatnya semua orang berasal dari titik yang sama..
Yang membedakan kemudian adalah seberapa besar dia mampu memanfaatkan waktunya untuk terus tumbuh, berkembang, dan menjadi semakin kuat..
Untuk terus belajar, berbuat, dan menebar manfaat..

Semut aja hidup, masa ente yang punya otak kagak idup..??

Sedikitpun..
Jangan pernah biarkan semangat yang berkobar dalam sanubari ini padam..
Karena tidak ada kata gagal bagi mereka yang terus berjuang..
Saat kita melakukan segalanya dengan tulus ikhlas..
Maka setiap detik yang bergulir adalah kebahagiaan..


Jumat, 29 Maret 2013

Jiwa Pemenang



Tidak ada yang sulit..
Yang kita butuhkan hanyalah membiasakan diri dan mencoba melakukannya puluhan kali, ratusan kali, atau bahkan ribuan kali hingga kita menguasainya..
Kebanyakan dari kita malah sibuk mencari-cari alasan agar tidak perlu melakukannya..
Entahlah.. banyak sekali kemungkinan atas hal tersebut..
Mungkin karena merasa berat dalam perjuangan atau bahkan yang lebih parah lagi adalah mungkin karena dia tidak memahami peran apa yang dia pegang dalam alam raya ini..

Jika tidak kuat merasakan lelahnya belajar..
Maka tiada lain selain merasakan pedihnya kebodohan..
Kemalasan yang ada hari ini..
Itu karena kita tidak memahami sisi sexy dari apa yang sedang kita pelajari..

Emmm.. duduklah sejenak memutar ulang waktu ke masa lampau..
Lihatlah diri kita disana..
Wajah lucu tak berdosa yang selalu tersenyum..
Hari demi hari..
Terus tumbuh dan berkembang hingga sampai pada saat ini..

Sekarang..
Cobalah untuk menerobos masa depan..
Sedikit menerka apa yang ada disana..
Apakah dia milikmu..?
Apakah mimpi-mimpi yang tertulis itu kini bisa dirasakan keberadaannya disekelilingmu..?

Perubahan yang terjadi tergantung seberapa besar kita memusatkan energy kita disana..
Menjadi apapun adalah hal yang mungkin..
Coz Repeating is the Mother of All Skills


Minggu, 17 Februari 2013

Seribu Cara



Kekalahan memang menyakitkan..
Apalagi kekalahan pada kesempatan terakhir yang kita miliki..
Menangis adalah hal yang wajar karena kehilangan..

Mati karena mimpi..?
Ah itu bukan jalan para pejuang..
Karena pejuang tak pernah kehabisan jalan untuk meraih mimpi..

Menyerah akan lebih menyakitkan..
Terjerat oleh waktu yang terus berjalan tanpa menghasilkan sebuah karya yang berarti..
Yang ada hanya layu dan perlahan mati tanpa sebuah cerita yang bermakna..

Wahai sang pejuang..
Panggil kemenanganmu dengan belajar lebih giat dan berlatih lebih keras..
Wahai sang pejuang…
Ambilah nilai positif dari setiap kejadian yang membuatmu lebih hebat, lebih kuat, dan lebih bermanfaat..

Bersahabatlah dengan dirimu sendiri..
Kenalilah, syukurilah, dan maksimalkanlah..
Bekali hari-harimu dengan senyum dan semangat diatas segala cerita..

Matahari sudah mulai menyingsing membuka pagi..
Mari kita segera bergegas melanjutkan perjalanan meraih mimpi yang selalu hadir disepanjang hari..

Kesempatan dan jalan akan selalu ada bagi mereka yang pantang menyerah..
Dan sedikitpun tidak ada kegagalan selama kita terus berjuang..


Kamis, 17 Januari 2013

Ksatria



Seorang anak yang terlahir ditempat yang buruk..
Bukan berarti dia tak bisa menjadi orang yang baik..
Karena dia dibekali hati  yang terus-menerus menyerukan kebenaran..
Hanya saja..
Apakah dia mau mendengar..

Seorang anak yang terlahir dari latar belakang finansial yang lemah..
Bukan  berarti tak banyak hal yang bisa dia perbuat..
Karena dia dibekali akal pikir yang kemampuannya luar biasa..
Hanya  saja..
Apakah dia mau terus mengembangkannya..

Setiap perubahan memiliki takarannya masing-masing..
Tergantung dimana dia berada dan ditempatkan..

Meski hanya seteguk air..
Namun karena berada di tengah gurun yang tandus..
Akan lebih berarti dari pada puluhan kilo emas permata..

Meski hanya perubahan kecil..
Namun pada kondisi yang serba sulit..
Akan lebih berarti dari pada sedekah mercedes benz..

Wahai Kesatria..
Beranikan dirimu..
Beranikan dirimu menggambil langkah maju..
Jangan biarkan kelemahan menyurutkan semangat untuk menggapai cita-cita yang melambung tinggi..
Jangan biarkan keadaan yang ada menelan segala kebahagiaan yang pada hakekatnya sangat dekat..



Selasa, 15 Januari 2013

Im(POSSIBLE)



Setiap orang bebas bermimpi..
Bahkan untuk hal yang tidak masuk akal..

Jika tak sampai bulan pun..
Dalam perjalanannya kita telah melewati banyak bintang..

Setiap orang bisa sukses..
Karena sukses bukan perkara latar belakang..
Tapi sukses adalah tentang kebiasaan-kebiasaan hebat yang selalu kita rawat..
Hingga, pada titik tertentu orang-orang akan datang untuk memberikan apresiasi..

Cercaan.. hinaan.. dan segala bentuk rasa sakit yang akan muncul adalah hal yang biasa..
Karnanya kita mengambil pelajaran..
Karnanya kita belajar tentang kematangan..
Dan karnanya pula, kita menyadari bahwa kita adalah makhluk ciptaan yang lemah yang tak pantas untuk menyombongkan diri saat diberikan peran yang lebih tinggi..

Perubahan tak perlu terlalu cepat..
Karena hal itu tak akan bertahan lama..
Dan mungkin ada banyak proses yang terlewatkan..

Pepatah lama yang selalu nyaring terdengar..
Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit..
Jika hari ini hanya segumpal pasir yang ada dalam genggaman..
Bukan hal yang mustahil suatu hari menjadi gunung yang menjulang tinggi mencakar langit..

Semangat menjalani hari-hari yang hebat..
Semangat menebar manfaat dan kebaikan..!


Senin, 29 Oktober 2012

Sang Pemimpi


Mimpi adalah hal sederhana yang abstrak. Namun setiap langkah berawal dari sebuah mimpi, setiap pencapaian berawal dari sebuah mimpi. Mimpi ibarat pemandu jalan yang menunjukan kepada kita kemana langkah selanjutnya, sudah sejauh mana kita telah melangkah. 

Hidup ini tak akan menarik tanpa mimpi. Perasaan itu. Saat lelah, letih, dan putus asa merasuk ketika mengejar mimpi-mimpi yang besar. Seolah alam tak pernah mendukung. Gagal, gagal, dan gagal lagi. Semakin dicoba semakin sulit. Semakin dikejar semakin menjauh. 

Sebuah titik penentu.

Bagi mereka yang tak sungguh-sungguh ingin mewujudkan apa yang mereka mimpikan, bagi mereka yang tak secara serius ingin mengambil peran apa di masa depan, momen seperti ini adalah momen yang tepat untuk menghapus dan menghilangkan jauh-jauh mimpi yang pernah bercokol. Beralih ke mimpi yang lain di saat masih terbuka kesempatan, dan mungkin akan menemukan hal yang sama dengan mimpi barunya itu dan menggantinya dengan mimpi yang lain lagi. Layaknya lingkaran yang tak berujung.  

Namun bagi mereka yang secara sungguh-sungguh ingin mewujudkan apa yang mereka impikan, bagi mereka yang dengan serius ingin mengambil peran di masa depan, disinilah momen-momen terjadinya sebuah keajaiban. Saat menemukan jalan buntu dan tak tahu kemana lagi harus melangkah. Deeeeng.. lihatlah apa yang terjadi setelah itu, saat kita mencoba bertahan hingga detik terakhir yang kita miliki. Jawaban akan datang dari tempat-tempat yang bahkan kita sama sekali tidk pernah menduganya. 

Maka pertahankan dan perjuangkanlah mimpimu dengan menemukan alasan yang sangat kuat kenapa harus meraih mimpi itu.
Mungkin pertanyaan seperti, 

“ Nikmat luar biasa apa yang bisa saya dapat ketika mampu meraih dan mewujudkan mimpi itu..? Sengsara yang teramat sangat apa yang akan saya dapatkan ketika tidak mampu meraih dan mewujudkaan mimpi saya itu..? ” 

akan membantu dalam menemukan alasan yang sangat kuat yang menjadi bahan bakar yang membuat kita terus mengambil langkah maju terhadap mimpi-mimpi yang sudah kita tetapkan. 

Tuhan Maha Adil. Jika hari ini gagal, besok gagal, lusa gagal, hingga akhirnya kita kehabisan jatah gagal yang Tuhan berikan, maka setelahnya yang tersisa adalah keberhasilan-keberhasilan. 


Sang Pemimpi

Kokohkan Semangatmu..!
Tiada Kata Jera dalam Perjuangan..!


Selasa, 21 Agustus 2012

Tak Terkalahkan


Terkadang hari yang membosankan datang..
Kugunakan kakiku agar dapat berdiri tegap..
Tidak peduli apapun hasil akhirnya..
Perjalanan itu, setiap kali akan selalu kutopang sendiri..

Jika tidak tau mau melakukan apa..
Lepaskan kecemasan itu dan terus maju..
Selalu..

Garis lurus yang menggambarkan masa depanku..
Terbuat dari keberanian yang ku kumpulkan selama ini..
Lewati tembok tinggi yang tak pernah terbayangkan
Lanjutkan perjalanan, lewati titik hilang..

Jalan liku yang panjang..
Aku yang memilihnya sendiri, bukan orang lain..
Kubakar sendiri semua mimpiku..
Lewati kegelapan dengan cahayanya..

Dan dibalik tembok yang runtuh..
Dapat kulihat langitku lagi..

-bakuman-



Minggu, 20 Mei 2012

Garam dan Telaga



Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air mukanya ruwet. Tamu itu memang tampak seperti orang yang tak bahagia.

Tanpa membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya. Pak tua yang bijak, hanya mendengarnya dengan seksama. Lalu ia menggambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu didalam gelas, lalu diaduknya perlahan. “Coba minum ini, dan katakana bagaimana rasanya..”, ujar Pak tua itu.

“Pahit.. pahit sekali rasanya”, jawab sang tamu, sambil meludah kesamping.

Pak tua itu sedikit tersenyum. Lalu ia mengajak tamunya ini untuk berjalan ke tepi telaga didalam hutan didekat tempat tinggalnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan  dan akhirnya sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu.

Pak tua itu lalu kembali menaburkan segenggam garam, namun kali ini dia menaburkannya kedalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, dibuatnya gelombang mengaduk-aduk dan tercipta riak air, mengusik ketenangan telaga itu. “Coba ambil air dari telaga ini dan minumlah!”, begitu perintah Pak tua. Saat sang tamu itu selesai meminum air itu, Pak tua bertanya lagi, “Bagaimana rasanya?”.

“Segar”, sahut tamunya. “Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?”, tanya Pak tua lagi. “Tidak”, jawab si anak muda.
hati yang besar membawa pribadi yang besar


Dengan bijak, Pak tua itu menepuk-nepuk punggung si anak muda tersebut. Ia lalu mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh di samping telaga itu. “Anak muda dengarlah. Pahitnya kehidupan adalah layaknya segenggam garam tersebut, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama, dan memang akan tetap sama. Tapi, kepahitan yang kita rasakan akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu akan didasarkan dari tempat kita meletakan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu.”

Pak tua itu kembali memberi nasehat. “Hatimu adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan”.